Kediri, Garuda10.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri secara resmi meluncurkan lomba jalan kaki untuk tingkat SD/MI se-Kabupaten Kediri pada Rabu (6/8/2025) sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Tanggal 13 Agustus 2025.
Acara ini diikuti oleh perwakilan dari 26 kecamatan, setiap kecamatan mengirimkan satu pleton putra dan satu pleton putri. Setiap pleton terdiri dari 17 siswa yang berjalan berirama, menunjukkan semangat kebersamaan di depan para penonton.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamad Muhsin, setelah meresmikan lomba, menyatakan bahwa acara ini lebih dari sekadar merayakan HUT RI, tetapi juga berfungsi untuk membangun karakter siswa.
“Tujuannya ialah untuk mendorong anak-anak agar dapat bekerjasama, disiplin, serta meningkatkan kondisi fisik agar tetap bertenaga dan termotivasi dalam belajar di sekolah. Selain itu, juga untuk menyemai nilai-nilai perjuangan dari para pahlawan kita, nilai keikhlasan, dorongan untuk belajar, dan lain-lain,” ujarnya.
Di sisi lain, Loveina Ayun Herlika, guru pendamping pleton dari SDN Pare 2 yang mewakili Kecamatan Pare, mengungkapkan bahwa persiapan yang mereka lakukan cukup singkat.
“Latihan kami hanya berlangsung selama tiga hari. Pada tahun lalu, tim putra berhasil meraih juara pertama tingkat Kabupaten Kediri. Kami berharap tahun ini juga dapat kembali menjadi juara untuk Kecamatan Pare,” ucapnya dengan optimis.
Selain lomba jalan kaki untuk tingkat SD/MI yang dilaksanakan pada pagi hari, Mokhamad Muhsin juga menambahkan bahwa pada siang harinya akan diadakan lomba untuk tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kediri, diikuti oleh 77 pleton putra dan putri. Sementara untuk tingkat SMP/MTs, lomba dijadwalkan pada Kamis pagi (7/8/2025) dengan total 46 pleton putra dan putri.
Kemeriahan peringatan HUT ke-80 RI di Kabupaten Kediri semakin terasa dengan semangat peserta dan dukungan masyarakat yang memadati jalur lomba, menjadikan kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga momen untuk memperkuat persatuan dan semangat juang generasi muda. (Red)





