Kediri, Garuda10.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Kabupaten Kediri. Dalam rangka perayaan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri menyelenggarakan lomba baris-berbaris untuk siswa SMP dan MTs se-Kabupaten Kediri pada pagi hari Kamis, 7 Agustus 2025.
Lomba ini diikuti oleh 150 regu yang terdiri dari 77 regu putra dan 73 regu putri, dan dimulai pada pukul 08. 00 WIB. Rute perlombaan dimulai dari halaman Kantor Bupati Kediri di Jalan Soekarno Hatta dan berakhir di Taman Hijau Simpang Lima Gumul, sebuah ikon kota yang mencerminkan semangat perjuangan para pelajar.
Sebelum lomba dimulai, semua peserta mengikuti apel pelepasan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M. Pd. Dalam kapasitasnya sebagai pembina upacara, ia secara resmi memberangkatkan dua regu pertama dari SMPN 1 Puncu dan SMPN 1 Ngadiluwih.
Dr. Muhsin menjelaskan bahwa lomba baris-berbaris ini dilanjutkan dari kegiatan sebelumnya. Pada hari Rabu, 6 Agustus, lomba juga dilaksanakan untuk tingkat SD dan MI dengan keterlibatan 107 regu, yang kemudian diikuti oleh lomba untuk SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah dengan 108 regu yang berpartisipasi pada siangnya. “Hari ini adalah giliran bagi tingkat SMP dan MTs, dengan total 150 regu yang menunjukkan semangat yang luar biasa,” tuturnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, Dr. Muhsin menekankan bahwa kegiatan ini adalah cara untuk menanamkan nilai perjuangan, disiplin, persatuan, serta ketahanan fisik kepada para siswa.
“Lomba ini mengajarkan kita untuk berjuang tanpa pamrih, seperti para pahlawan yang merebut kemerdekaan. Anak-anak kita perlu sehat dan kuat agar proses belajar mereka dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Dalam penilaian, tim juri akan menilai aspek gerakan, kesatuan tim, dan kekompakan. Variasi gerakan bukanlah fokus utama penilaian karena bisa memakan waktu cukup lama.
Di akhir sambutannya, Dr. Muhsin mengingatkan generasi muda untuk selalu menghargai kemerdekaan sebagai hasil pengorbanan para pahlawan. “Generasi muda diharapkan meneladani perjuangan mereka dengan belajar giat dan menjauhi narkoba,” tutupnya. (Sri H)





