Warga Rejoagung Akan Demo Kembali Jika Pengusaha Ternak Kambing Tak Tepati Janji

Oplus_131072

JOMBANG, Garuda10.com – Setelah kemarin hari Rabu, (08/01/2025) warga Dusun Rejoagung Timur, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang beramai ramai mendatangi Kantor Balai Desa setempat menuntut pemerintahan desa agar menutup peternakan kambing yang mengeluarkan bau tak sedap.

Dari mediasi antara Warga RW 10 Rejoagung timur dengan Peternakan kambing yang di wakili kustanto sebagai pengelola, dan di hadiri kepala Desa Rejoagung, pihak polsek, Koramil, dan perwakilan dari Kecamatan Ploso, menghasilkan kesepakatan antara Warga dengan peternakan, bahwa akan merelokasi kandang dalam waktu 7 hari ( 1 Minggu ).

Bacaan Lainnya

Kustanto selaku pengelola peternakan saat ditanya wartawan melalui chat Whatsap, Sabtu, (11/1/2025) menyampaikan akan merelokasi peternakan.

“Relokasi mas, keluar dari Rejoagung bahkan dari Ploso, tapi masih proses mempersiapkan sarana dan prasananya,” ucapnya.

Kustanto juga menyampaikan, bahwa dia mengaku telah merelokasi kambing tersebut

“Toh juga yang saya lakukan sekarang sudah ndak ganggu warga belakang kandang lagi, Domba sudah saya relokasi di gudang depan deket embong brantas semenjak sebelum saya di minta ke balai desa,” Katanya.

Trios yang menjadi perwakilan dari warga dengan tegas menyampaikan, akan mendatangi beramai ramai ke lokasi kandang, jika dalam batas yang disepakati tidak ada kepastian.

“Warga akan demo lagi tapi langsung ke peternak mas,” Tegasnya.

Sementara Ketua LSM LPHM PANDAWA Cucuk Wahyu Riyanto, saat ditemui dikantornya yang tak jauh dari Desa Rejoagung Senin, (13/1/2025) menyampaikan permasalahan yang ada harus segera diselesaikan dan jangan sampai mengganggu lingkungan.

“Permasalahan peternakan tersebut harus segera diselesaikan jangan sampai merugikan warga. Dan untuk Pemkab Jombang melalui dinas terkait serta pihak Kecamatan dan pihak desa harus segera turun tangan menyelesaikan polemik yang ada. Kepentingan masyarakat banyak harus didahulukan daripada kepentingan pribadi. Kami akan kawal terus sampai masalah ini selesai,” tegas Cucuk. (Wawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *