Upaya Nyata Putus Rantai Kemiskinan, Kabupaten Jombang Akan Sebagai Pelopor Sekolah Rakyat

Bupati Jombang, Warsubi, bersama Wakil Bupati Salmanudin, mendampingi kunjungan Sekretaris Jenderal Kemensos, Dr. Robben Rico, dan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Supomo, untuk meninjau lokasi. Dalam acara ini, tampak juga Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, beserta para pejabat terkait.

Jombang, Garuda10.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur, dengan dukungan penuh dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, menunjukkan komitmen kuat dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan survei lokasi lahan strategis di Denanyar dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung pada Jumat (4/4) pagi, dihadiri oleh perwakilan Kemensos dan Pemkab Jombang.

Bupati Jombang, Warsubi, bersama Wakil Bupati Salmanudin, mendampingi kunjungan Sekretaris Jenderal Kemensos, Dr. Robben Rico, dan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Supomo, untuk meninjau lokasi tersebut. Dalam acara ini, tampak juga Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, beserta para pejabat terkait.

Bacaan Lainnya

Dr. Robben Rico menegaskan bahwa survei lokasi pembangunan SR ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, untuk menindaklanjuti gagasan dari Presiden terpilih, Prabowo Subianto. “Kami sangat mengapresiasi kepedulian luar biasa Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyediakan lahan untuk pembangunan SR ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Jombang telah siap memulai kegiatan Sekolah Rakyat tahun ini. Berdasarkan hasil koordinasi, Pemkab Jombang akan menggunakan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung yang terletak di Desa Mancilan sebagai lokasi sementara untuk kegiatan Sekolah Rakyat. Ini menjadikan Kabupaten Jombang sebagai daerah pertama di Indonesia yang siap memulai operasional SR pada tahun ajaran 2025/2026, yang mencakup pendidikan dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

“Pemerintah Kabupaten Jombang telah menunjukkan langkah progresif sebagai daerah pertama yang siap mengimplementasikan program Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2025/2026. Kesiapan ini terwujud dalam waktu yang relatif singkat, yaitu tiga bulan, dan merupakan pencapaian luar biasa yang mendapat apresiasi dari pemerintah pusat,” tegas Dr. Robben Rico.

Sekjen Kemensos Robben juga mengungkapkan bahwa jika diranking, Kabupaten Jombang berada di peringkat pertama dalam mewujudkan Sekolah Rakyat. “Jika berbicara tentang rangking, Kabupaten Jombang menduduki posisi pertama karena tantangan untuk mewujudkan program ini di awal tahun dengan tiga tingkat sekolah yang berbeda cukup kompleks,” paparnya.

On implementasinya, ketika gedung Sekolah Rakyat di Desa Denanyar sudah rampung, seluruh proses kegiatan belajar mengajar, termasuk siswa dan tenaga pengajar di SKB Mojoagung, akan dialihkan ke gedung baru tersebut. “Jadi SKB Mojoagung hanya bersifat sementara, nantinya semua akan dipindahkan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Warsubi, yang akrab disapa Abah Bupati, menegaskan kesiapan Kabupaten Jombang untuk memulai operasional SR pada tahun ajaran 2025/2026. “Kami akan segera melakukan seleksi siswa untuk tingkat SD, SMP, dan SMA. Masing-masing kecamatan akan mengirimkan tiga siswa terbaik untuk mengikuti seleksi,” jelas Abah Bupati.

“Program Sekolah Rakyat ini juga akan membuka lapangan pekerjaan baru, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kebersihan dan juru masak,” tambah Bupati Warsubi. (Red/ss)

Editor: Wawan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *