Jombang, Garuda10.com – Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen untuk menjaga Keterbukaan Informasi Publik. Pada hari Selasa, 8 April 2025, Bupati Jombang, Warsubi, S. H. , M. Si. , didampingi oleh Wakil Bupati Salmanudin, S. Ag. , M. Pd, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, S. H. , M. Si. , serta tim ahli Bupati, melaporkan perkembangan kinerja Pemkab Jombang.
Bupati Warsubi, yang akrab disapa Abah Warsubi, menegaskan posisinya terkait isu jual beli jabatan. “Kami tidak akan mentolerir praktik jual beli jabatan. Budaya transaksional di birokrasi harus diakhiri. Semua ASN berhak untuk bersaing secara terbuka dan adil,” tegasnya.
Komitmen terhadap keterbukaan ini diwujudkan melalui transparansi dalam sistem seleksi kepegawaian. Pengumuman jabatan dan lowongan dilakukan secara terbuka, serta proses seleksi dilaksanakan melalui uji publik, asesmen, dan penyesuaian jabatan.
Dalam 100 hari kerja, Abah Warsubi telah melakukan sejumlah langkah signifikan di berbagai bidang. Di sektor infrastruktur, percepatan perbaikan jalan yang rusak di Mojoduwur dan Mojoagung menjadi perhatian utama. Selain itu, perbaikan penerangan jalan umum juga menjadi fokus Pemkab Jombang guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Di bidang sosial, Abah Warsubi telah berhasil menjalin kerjasama dengan Kementerian Sosial, mendapatkan bantuan sebesar Rp 659 miliar untuk pengentasan kemiskinan. Lebih jauh, Kabupaten Jombang terpilih sebagai lokasi pilot project Sekolah Rakyat, dengan Pemkab Jombang telah menyiapkan lahan di Denanyar untuk pendirian sekolah tersebut.
Dalam hal ketahanan pangan, Abah Warsubi memastikan perlindungan kepada petani lokal melalui kerjasama dengan Bulog. Dia akan terus berkoordinasi dengan Bulog untuk menyerap gabah milik petani dengan harga yang layak.
Pembangunan Kabupaten Jombang tidak dapat dilakukan sendirian. Oleh karena itu, Abah Warsubi mengajak seluruh ASN dan mitra kerja Pemkab Jombang untuk bekerja dengan sepenuh hati demi mewujudkan “Jombang Maju dan Sejahtera Untuk Semua”. (Red/ss)





