JOMBANG, GARUDA10.com – Kepolisian Resor Jombang memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan silaturahmi dan audiensi bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus membangun komunikasi yang harmonis demi terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Dr. Yanto Mulyanto P., S.H., S.I.K., M.H., M.Si., di Graha Kresna, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jombang, Jumat (6/11/2026). Hadir dalam kegiatan itu jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Jombang, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang KH. Cholil Hasyim, Ketua Senkom Agus, Ketua Pamdi Jombang Sulaiman, Ketua Patriot Garuda Nusantara Bayu, serta Gus Maman selaku Ketua Yakuza Managers Jombang.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang mendapat amanah memimpin Polres Jombang. Ia sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi masyarakat atas kontribusi dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan kepolisian.
AKBP Yanto Mulyanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan persatuan, memperkuat komunikasi, serta mengesampingkan perbedaan demi menjaga kerukunan dan kondusivitas wilayah.
“Mari kita hilangkan sekat-sekat perbedaan dan bersama-sama merawat Jombang agar tetap sejuk dan damai. Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, mari kita menjadi penyejuk serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah persaudaraan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang KH. Cholil Hasyim menjelaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya memiliki 11 orang pengurus yang telah dilantik oleh Bupati Jombang di Pendopo Kabupaten.
Dewan Pendidikan bertugas menerima dan melayani pengaduan masyarakat terkait berbagai persoalan pendidikan. Hingga saat ini, tercatat sekitar 47 kasus yang berkaitan dengan permasalahan pendidikan dan peserta didik telah diterima.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres menegaskan kesiapan jajarannya untuk berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan, terutama melalui program unggulan Polri, Polisi Jogo Sekolah. Program tersebut diharapkan mampu mencegah serta menekan kasus perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan.
Dalam audiensi itu, perwakilan Yakuza Managers juga berharap Kapolres dapat terus menjalin komunikasi dan menghadiri kegiatan Semaan Jumat Kliwon. Mereka turut mengusulkan pelaksanaan kegiatan semaan Al-Qur’an di lingkungan Mapolres Jombang sebagai bentuk penguatan hubungan dan sinergitas.
Kapolres menyambut positif usulan tersebut. Ia menyampaikan rencana untuk kembali merutinkan kegiatan semaan di Polres Jombang setiap bulan Juli serta menyatakan kesediaannya hadir apabila waktu dan kesempatan memungkinkan.
Harapan serupa disampaikan Ketua Senkom Mitra Polri agar kemitraan yang selama ini terbangun dapat terus ditingkatkan. Kapolres memastikan Polres Jombang terbuka terhadap komunikasi dan koordinasi, termasuk menerima informasi mengenai berbagai persoalan di lapangan melalui Kapolres maupun Kasat Intelkam.
Di sisi lain, perwakilan Pamdi Jombang menyampaikan perlunya kejelasan ketentuan mengenai perizinan kegiatan hiburan dan peredaran minuman keras agar pelaksanaannya di lapangan memiliki pedoman yang pasti.
Ketua Patriot Garuda Nusantara, Bayu, turut menyoroti persoalan kenakalan remaja di Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, khususnya aksi balap liar yang dinilai membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari pihak terkait.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja Polsek jajaran agar setiap persoalan keamanan di wilayah dapat ditangani secara optimal.
Terkait kegiatan hiburan, termasuk orkes Melayu, Polres Jombang juga tetap melakukan penindakan terhadap peredaran minuman keras. Selain itu, penertiban kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong akan terus dilaksanakan melalui kegiatan Operasi Semeru, termasuk di wilayah Jombang bagian barat.
Kapolres menambahkan, edukasi kepada kalangan pelajar mengenai bahaya minuman keras, balap liar, dan penggunaan knalpot brong akan terus ditingkatkan.
Melalui audiensi tersebut, Polres Jombang berharap komunikasi dan kolaborasi bersama organisasi masyarakat semakin kuat. Sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
(Red)





