BOJONEGORO, Garuda10.com – Musim kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kondisi itu mendorong Polres Bojonegoro Polda Jatim menyalurkan bantuan 25.000 liter air bersih kepada warga Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas.
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat setelah debit sumber air di wilayah tersebut mengalami penurunan secara drastis.
Kegiatan penyaluran dipimpin Ka SPKT Polres Bojonegoro Iptu Rahmad Abdul Basuki, mewakili Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty. Air bersih disalurkan langsung kepada warga yang terdampak kondisi kekeringan.
Iptu Rahmad mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.
Menurut dia, Desa Kumpulrejo menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena debit sumber air mengalami penurunan cukup signifikan. Kondisi tersebut berimbas terhadap ketersediaan air bagi masyarakat.
“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Polri akan terus hadir dan berupaya memberikan pelayanan serta membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di tengah kondisi kemarau seperti saat ini,” ujar Iptu Rahmad kepada wartawan di lokasi, Jumat (4/9/2026).
Ia menambahkan, penanganan dampak kemarau membutuhkan kepedulian dan sinergi dari berbagai pihak. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat, kata dia, bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memperkuat komunikasi serta kedekatan dengan warga.
Sementara itu, warga Desa Kumpulrejo, Sumiati, mengapresiasi bantuan air bersih yang diberikan Polres Bojonegoro.
Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat membantu warga yang mulai kesulitan memperoleh air bersih akibat berkurangnya debit sumber air.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bojonegoro atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga,” ungkap Sumiati.
(Khamim)





