Sidoarjo, Garuda10.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo saat ini tengah menanti Peraturan Bupati (Perbup) yang akan mengatur sistem penerimaan siswa baru. Perbup ini disusun berdasarkan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dan akan menjadi dasar untuk penerbitan SK Kepala Dinas sebagai petunjuk teknis.
Kepala Dispendikbud Sidoarjo, Tirto Adi, menjelaskan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) akan dibuka melalui beberapa jalur. Selain jalur domisili, afirmasi, dan prestasi, Sidoarjo juga menambah tiga jalur khusus untuk siswa berbakat.
Jalur pertama adalah Kelas Khusus Olahraga (KKO) yang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki bakat di bidang olahraga. Dua sekolah telah ditunjuk untuk program ini, yaitu SMPN 2 Sidoarjo dan SMP PGRI 9 Sidoarjo. Tirto berharap bahwa program ini dapat meningkatkan prestasi siswa dalam berbagai ajang olahraga, baik di tingkat daerah maupun nasional. Dengan bimbingan yang tepat, siswa di KKO diharapkan bisa berpartisipasi dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
Selain KKO, jalur kedua diperuntukkan bagi anak dengan kecerdasan istimewa. “Program ini ditujukan bagi siswa yang memiliki IQ minimal 120 serta kemampuan emosional dan kreativitas yang tinggi,” jelasnya. Siswa yang memenuhi kriteria juga diharapkan memiliki nilai akademik yang baik, terutama dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Dengan adanya kelas ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan potensi mereka dengan maksimal.
Jalur ketiga yang baru ditambahkan adalah kelas khusus seni budaya, yang dirancang untuk siswa berbakat dalam seni tari, seni rupa, maupun menyanyi. Hal ini bertujuan agar mereka bisa berpartisipasi dalam Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Sebanyak tujuh sekolah telah ditunjuk untuk membuka kelas seni budaya, yaitu SMPN 1 Sidoarjo, SMPN 3 Sidoarjo, SMPN 5 Sidoarjo, SMPN 1 Krian, SMPN 1 Taman, SMPN 1 Sedati, dan SMP Progresif Bumi Shalawat. “Kami meminta kepala sekolah di masing-masing unit untuk menginventarisasi siswa berbakat yang akan mengikuti program ini,” ujarnya.
Dengan adanya tiga jalur tambahan dalam SPMB, Dispendikbud Sidoarjo berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan yang lebih inklusif sesuai dengan potensi siswa. “Kami melayani berbagai karakter, tipe, dan potensi anak agar mereka dapat berkembang secara maksimal,” tutupnya. (Red/ss)





