JAKARTA, Garuda10.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran Indonesia dalam percaturan diplomasi global saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di India.
Dalam forum tersebut, Prabowo membawa sejumlah pesan strategis, mulai dari dorongan reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hingga seruan kepada negara-negara Global South untuk memperkuat persatuan dalam menghadapi berbagai krisis dunia.
Prabowo mendesak PBB agar lebih responsif terhadap perkembangan situasi global dan mampu memberikan solusi nyata atas beragam krisis yang tengah dihadapi dunia.
Selain reformasi PBB, terdapat tiga agenda utama yang menjadi perhatian, yakni reformasi arsitektur keuangan global, penguatan kerja sama Selatan-Selatan, serta mendorong terciptanya perdagangan internasional yang lebih adil.
Diplomasi Prabowo dengan Pemimpin Dunia
Kehadiran Prabowo di KTT BRICS juga menjadi panggung diplomasi Indonesia dengan sejumlah pemimpin dunia.
Menjelang dimulainya sesi utama KTT, Prabowo terlihat berbincang dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden China Xi Jinping.
Keakraban tersebut juga terlihat dalam sesi foto bersama para pemimpin negara peserta KTT. Prabowo berdiri sejajar dengan Xi Jinping dan Vladimir Putin dalam momen tersebut.
Serukan Global South Bersatu
Prabowo juga membawa pesan penting bagi negara-negara Global South. Ia mengajak kekuatan negara berkembang memperkuat persatuan dan kerja sama untuk mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih seimbang.
Di hadapan forum internasional tersebut, Prabowo turut memaparkan capaian ekonomi nasional sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekuatan Indonesia sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam kerja sama negara-negara berkembang.
Seruan persatuan Global South menjadi bagian dari pesan Indonesia untuk memperkuat kerja sama Selatan-Selatan di tengah perubahan geopolitik dan ekonomi dunia.
Kembali ke Indonesia
Setelah menuntaskan seluruh rangkaian agenda kerja diplomatik di India, Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia pada 14 September 2026.
Kehadiran Prabowo dalam KTT BRICS 2026 sekaligus memperkuat langkah diplomasi Indonesia dalam membangun kerja sama internasional dan memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang di tengah dinamika global.





