JOMBANG, Garuda10.com – Sebanyak 58 tim bola voli putra dan putri dari berbagai daerah di Jawa Timur bersaing dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli U-19 Antar Klub yang digelar di GOR Merdeka Jombang, 22–29 Oktober 2026. Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan atlet muda sekaligus upaya menjaring talenta potensial untuk memperkuat daerah pada kompetisi mendatang.
Kapolres Jombang sekaligus Ketua Umum PBVSI Kabupaten Jombang, AKBP Dr. H. Yanto Mulyanto P., S.H., S.I.K., M.H., M.Si., secara resmi membuka kejuaraan tersebut pada Kamis (22/10/2026).
Pembukaan Kejurprov dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Dyah Ambarwati, S.H., M.H., jajaran pejabat utama Polres Jombang, ofisial PBVSI Provinsi Jawa Timur, para ketua klub, serta ratusan penonton yang memadati tribun GOR Merdeka Jombang.
Dalam sambutannya, Yanto menegaskan bahwa Kejurprov tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, membangun persatuan, dan membentuk karakter generasi muda melalui olahraga.
“Melalui kejuaraan ini, kita bangun silaturahmi, jalin persatuan, dan perkuat kebersamaan antargenerasi muda dari berbagai daerah di Jawa Timur. Semoga dari ajang ini lahir bibit-bibit unggul yang kelak mampu membela nama daerah dan bangsa di pentas nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet dan ofisial agar menjaga sportivitas serta menghormati aturan pertandingan dan keputusan wasit. Menurutnya, sikap saling menghargai harus tetap dijunjung tinggi, baik saat meraih kemenangan maupun menerima kekalahan.
“Patuhi aturan, hargai keputusan wasit, dan junjung tinggi sportivitas. Menang dengan kerendahan hati, kalah dengan kebesaran jiwa. Hormati lawan sebagaimana kita ingin dihormati,” tegasnya.
Kejurprov Bola Voli U-19 Putra dan Putri Antar Klub se-Jawa Timur tahun ini diikuti 58 tim, terdiri atas 32 tim putra dan 26 tim putri. Seluruh peserta merupakan klub yang telah melalui proses seleksi di daerah masing-masing sehingga diharapkan mampu menyajikan pertandingan yang kompetitif dan berkualitas.
Pertandingan berlangsung sejak pagi pada hari pembukaan dan dijadwalkan berakhir pada 29 Oktober 2026. Pada babak penyisihan, kompetisi menggunakan sistem gugur dengan ketentuan tim harus meraih dua set kemenangan untuk melaju ke babak berikutnya.
Memasuki babak perdelapan final, persaingan semakin ketat. Tim peserta harus meraih tiga set kemenangan untuk memastikan langkah ke putaran selanjutnya.
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kejuaraan ini juga menjadi tolok ukur bagi tim pembina dalam mengidentifikasi atlet-atlet potensial. Para pemain diharapkan dapat dipersiapkan untuk memperkuat kontingen daerah masing-masing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Penyelenggaraan Kejurprov merupakan hasil kolaborasi PBVSI Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jombang. Sinergi tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan pembinaan olahraga yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir atlet-atlet bola voli muda yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki mental bertanding yang kuat, karakter positif, serta menjunjung tinggi persaudaraan dan sportivitas.
Kejurprov di GOR Merdeka Jombang diharapkan menjadi momentum bagi para atlet muda untuk meningkatkan prestasi sekaligus membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
(Red)





