Rapat Kordinasi Dipimpin Langsung Oleh Bupati Jombang Warsubi

Warsubi Bupati Jombang disaat Memimpin langsung Rapat Koordinasi pada Hari Senin, 17 Maret 2025, di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang.

Jombang, Garuda10.com – Pemerintah Kabupaten Jombang, melalui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol), mengadakan Rapat Koordinasi untuk menciptakan kondisi yang kondusif selama Bulan Ramadan serta menjelang Idul Fitri pada tahun 1446 Hijriyah. Rapat ini dilaksanakan pada Senin, 17 Maret 2025, di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang dan dipimpin langsung oleh Bupati Warsubi, S. H. , M. Si. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Jombang.

Di samping Bupati, terdapat pula Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, serta para staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, Forkopimcam, serta para tokoh agama dan masyarakat. Dalam kesempatan ini, hadir pula Ketua MUI, Muhammadiyah, PCNU, LDII, FKUB, FKDM, serta para pejabat di bidang intelijen dan keamanan dari TNI, Polri, Kejaksaan, dan instansi terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

Bupati Jombang, H. Warsubi, mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan, terutama dalam antisipasi permasalahan yang mungkin timbul. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif, terutama selama Bulan Suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2025, agar umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan merayakan Idul Fitri dengan tenang.

“Saya mengajak semua elemen masyarakat Jombang untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ungkap Abah Bupati. Ia juga menyoroti pentingnya antisipasi terhadap beberapa permasalahan, seperti kenaikan harga bahan pokok, keamanan lalu lintas, serta potensi meningkatnya tindak kriminal.

Upaya yang perlu dilakukan termasuk, di antaranya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang harus memantau lonjakan harga serta mengawasi peredaran makanan dan minuman kedaluwarsa melalui operasi pasar. Forkopimcam, Satpol PP, dan TNI/Polri pun diharapkan dapat ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bupati juga menegaskan bahwa Satpol PP akan melaksanakan operasi untuk memberantas penyakit masyarakat dan tempat peredaran minuman keras ilegal, serta bergabung dalam posko terpadu pengamanan Idul Fitri bersama aparat keamanan lainnya.

Di bidang transportasi, Bupati menghimbau Dinas Perhubungan untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna mengurangi kemacetan. Hal ini termasuk pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas di titik-titik rawan, serta koordinasi dengan TNI-Polri untuk memastikan kelancaran pergerakan lalu lintas.

Terkait keluhan masyarakat mengenai jalan rusak, Bupati menyampaikan bahwa telah dilakukan perbaikan jalan sepanjang 44 km dan perbaikan tersebut akan terus dilanjutkan. “Dinas PUPR diharapkan melakukan pengecekan untuk memastikan semua jalan dalam kondisi layak digunakan selama arus mudik dan arus balik saat Lebaran,” jelasnya.

Layanan kesehatan juga akan dioptimalkan selama 24 jam selama perayaan Lebaran. Bupati meminta Dinas Kesehatan dan RSUD Jombang serta RSUD Ploso untuk mempersiapkan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan secara maksimal.

“Dengan sinergi dan kerja sama dari semua pihak, saya optimis perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita. Mari kita terus perkuat nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga ketertiban demi mewujudkan Jombang yang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” tutup Bupati. (Red/ss)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *